Kemenekraf Perkuat Pelaku Kuliner Medan Bangkit Pascabencana

kabar Maluku berita Kepulauan Tanimbar (KKT) Jakarta (MataMaluku) – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) memperkuat kapasitas pelaku usaha kuliner di Medan, Sumatra Utara, sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana melalui program Masak Bersama Master (MASAMO) Medan pada 26-28 Agustus 2026 di SMK 02 Telkom Medan.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya mengatakan pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur dan fasilitas fisik, tetapi juga harus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pemulihan pascabencana bukan hanya tentang fisik, tetapi juga tentang menghidupkan kembali harapan, kreativitas, dan sumber penghidupan masyarakat,” ujar Teuku Riefky, dikutip dari laman Ekraf, Sabtu (29/8/2026).

MASAMO Medan diselenggarakan Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain melalui Direktorat Kuliner sebagai bagian dari penguatan subsektor kuliner sekaligus mendorong masyarakat terdampak agar kembali mandiri secara ekonomi.

 

Mengusung semangat “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya”, kegiatan tersebut menggandeng Koepoe Koepoe PT Anggana Catur Prima, Dinas Pariwisata Kota Medan, serta Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara.

Kolaborasi itu diarahkan untuk memperkuat keterampilan, jejaring, dan pengetahuan pelaku usaha sehingga potensi ekonomi lokal dapat dikembangkan secara mandiri dan berkelanjutan.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta memperoleh pengalaman mengolah bahan pangan khas setempat, salah satunya bunga kecombrang, yang dikembangkan melalui kreasi Chef Hasan Basri dari Indonesian Chef Association (ICA) Sumatera Utara.

Pembelajaran tersebut diharapkan mendorong pelaku usaha mengeksplorasi bahan pangan lokal menjadi produk kuliner yang memiliki nilai tambah dan berpotensi dipasarkan lebih luas.

Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan keuangan dari business coach sekaligus brand activist Ify Bustami.

Kegiatan itu juga menghadirkan pelaku usaha kuliner lokal Medan, Amrullah Angga, pemilik Juragan Dimsum, untuk berbagi pengalaman dalam mengembangkan usaha kuliner.

Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dari sisi keterampilan produksi sekaligus pengelolaan bisnis.

Melalui Direktorat Kuliner yang dipimpin Direktur Romi Astuti, Kemenekraf mendorong pelaku usaha untuk terus mengembangkan produk, memperkuat manajemen usaha, memperluas jejaring, serta mengoptimalkan peluang pasar.

Penguatan subsektor kuliner tersebut diharapkan dapat membantu menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat pascabencana sekaligus membangun kemandirian pelaku usaha melalui ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.